• Beranda

IRFAN YURI DJAFAR, SM.

Media Informasi dan Komunikasi Seputar Desa

TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail
  • Home
  • Profil
    • Profil Pribadi
    • Profil Pekerjaan
    • Medsosku
  • Berita Desa
    • Musdes
    • Berita Medsos
    • Pelaksanaan
      • Dokumentasi
  • Kegiatan dan Data Bumdesa
    • Profil BUMDesa
      • Bumdesa Talumopatu Desa Dulangeya
      • Bumdesa Idaman Desa Botumoito
      • Bumdesa Wulungo Botu Desa Hutamonu
    • Nomor AHU Bumdesa Idaman, Wulungo Botu dan Talumopatu
    • NIB BUMDESA Idaman, Wulungobotu dan Talumopatu
    • Dokumentasi dan Kegiatan Bumdesa Dampingan
  • Regulasi Desa
  • Ketahanan Pangan
    • Bumdesa
    • Kopdes MP
  • Opini Penulis
  • Opini Penulis

Anak Desa Membangun Indonesia

Selamat datang di situs kami IRFAN YURI DJAFAR,SM ( PLD Kec. Botumoito ).

Rapat Bersama Pemdes Dulangeya

Selamat datang di situs kami IRFAN YURI DJAFAR,SM ( PLD Kec. Botumoito ).

RAKOREV TPP KABUPATEN BOALEMO

Selamat datang di situs kami IRFAN YURI DJAFAR,SM ( PLD Kec. Botumoito ).

Program Ketapang Desa Botumoito

MUSDES PEMDES HUTAMONU

Selamat datang di situs kami IRFAN YURI DJAFAR,SM ( PLD Kec. Botumoito ).

IRFAN YURI DJAFAR, SM.

Media Informasi dan Komunikasi Seputar Desa

Selamat datang di situs kami, semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung.

Social Profiles

TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail
  • Popular
  • Tags
  • Blog Archives

Ikuti Saya


  • Dokumentasi Kegiatan Perencanaan Desa RKPDes
    Musrenbang Pra RKPDesa Desa Dulangeya dan Hutamonu Tetapkan Prioritas Pembangunan Tahun 2026       Dok. Musrenbang Desa Hutamonu           ...
  • KOPERASI DESA MERAH PUTIH PERKUAT KERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH DAN BANK BRI
    KOPERASI DESA MERAH PUTIH PERKUAT KERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH DAN BANK BRI Dukung Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Pembiayaan Produktif.  ...
  • Self Assessmen Kader Posyandu
    BKAD Botumoito Gelar Assessment dan Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu se-Kecamatan Botumoito Botumoito, 3 November 2025 — Dalam upaya meni...

Website KEMENDES


Kunjungi Blog TPP Prov. Gtlo

Kunjungi Blog TPP Prov. Gtlo

Kunjungi Blog TPP Boalemo


Blog TPP Kec. Botumoito


1. BLOG DESA DULANGEYA

1. BLOG DESA DULANGEYA

2. BLOGSPOT DESA BOTUMOITO

2. BLOGSPOT DESA BOTUMOITO

3. BLOGSPOT DESA HUTAMONU

3. BLOGSPOT DESA HUTAMONU

Blog Archive

  • ▼  2026 (10)
    • ▼  Juni (1)
      • REMBUK STUNTING DESA HUTAMONU TAHUN 2026
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (7)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (19)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (8)

Selamat datang di situs kami, IRFAN YURI DJAFAR, SM ( PLD Kec.Botumoito) semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung.

Jumat, 12 Juni 2026

REMBUK STUNTING DESA HUTAMONU TAHUN 2026

Juni 12, 2026  Rembuk Stunting  No comments

 

Desa Hutamonu Gelar Rembuk Stunting 2026, Sepakati Sejumlah Program Prioritas Penanganan Stunting

Hutamonu, 12 Juni 2026 – Pemerintah Desa Hutamonu melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 yang dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan desa, mulai dari Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK, Bidan Desa, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Pendamping Keluarga (TPK), perwakilan Kecamatan, Penyuluh KB, hingga tokoh masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh 32 peserta tersebut bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting di Desa Hutamonu.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Kepala Desa Hutamonu yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Kepala Desa menegaskan pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.

Pada kesempatan tersebut, Pendamping Lokal Desa (PLD) menjelaskan bahwa Rembuk Stunting merupakan forum strategis untuk menyatukan komitmen berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui perencanaan yang terarah dan berbasis data. Selain itu, forum ini menjadi sarana untuk menyusun program prioritas yang akan diintegrasikan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa.

Dalam sesi pemaparan data, Kader Pembangunan Manusia (KPM) menyampaikan hasil pemutakhiran data stunting tahun 2026. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat dua balita yang berstatus stunting di Desa Hutamonu, terdiri dari satu kasus lama dan satu kasus baru. Selain itu, tercatat tiga balita dengan status gizi kurang dan enam balita dengan berat badan kurang.

Data sasaran lainnya yang dipaparkan meliputi 100 anak usia 0–59 bulan, 105 remaja putri usia 10–24 tahun, sembilan calon pengantin, serta 14 ibu hamil yang menjadi kelompok prioritas dalam program percepatan penurunan stunting.

Melalui sesi diskusi dan musyawarah, peserta membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya terkait pemenuhan gizi balita, pelayanan Posyandu, serta dukungan sarana dan prasarana kesehatan di tingkat desa. Hasil diskusi menunjukkan perlunya penguatan intervensi baik dari aspek kesehatan maupun dukungan sosial dan lingkungan.

Sebagai tindak lanjut, peserta rembuk menyepakati sejumlah usulan kegiatan prioritas yang akan diusulkan dalam perencanaan desa, antara lain pengadaan alat kesehatan Posyandu yang sudah tidak berfungsi dengan baik, penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan susu bagi sasaran prioritas, pengadaan meja pelayanan Posyandu enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), pengadaan alat tulis kantor (ATK) Posyandu, penyediaan bahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), fasilitas antar jemput peserta Posyandu, serta pengadaan fasilitas pelayanan bagi ibu hamil.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama seluruh pihak yang hadir untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Hutamonu. Melalui hasil rembuk ini, diharapkan program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran demi mewujudkan generasi Desa Hutamonu yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Read More

Selasa, 05 Mei 2026

Pendampingan Audit Internal BPKP dan Pembinaan Aparatur, Perkuat Tata Kelola Desa di Botumoito

Mei 05, 2026    No comments

Pendampingan Audit Internal BPKP dan Pembinaan Aparatur, Perkuat Tata Kelola Desa di Botumoito



Botumoito, 5 Mei 2026 – Kegiatan pendampingan pemerintahan desa kembali dilaksanakan di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Pendamping desa turut mendampingi kunjungan kerja Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam rangka pelaksanaan audit internal terhadap Pemerintah Desa Bolihutuo.

Audit yang berlangsung di Kantor Desa Bolihutuo ini difokuskan pada pemeriksaan pengelolaan keuangan desa, kelengkapan administrasi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, tim auditor BPKP melakukan verifikasi dokumen serta pendalaman terhadap sistem tata kelola yang dijalankan oleh pemerintah desa.

Pendampingan ini bertujuan memastikan proses audit berjalan lancar sekaligus membantu pemerintah desa dalam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Kehadiran pendamping desa juga diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara auditor dan aparatur desa.

Usai kegiatan audit, agenda dilanjutkan dengan rapat kerja bersama Pemerintah Desa Botumoito. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Botumoito dalam rangka pembinaan terhadap perangkat dan aparatur pemerintahan desa.

Dalam arahannya, Camat Botumoito menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja, tertib administrasi, serta optimalisasi pelayanan publik kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar setiap aparatur desa mampu menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Rapat pembinaan berlangsung dengan interaktif, di mana peserta yang terdiri dari perangkat desa dan unsur terkait diberikan ruang untuk berdiskusi serta menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam aspek transparansi dan akuntabilitas. Sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, BPKP, dan pendamping desa diharapkan terus terjalin guna mewujudkan desa yang profesional dan berdaya saing.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan pemerintah desa semakin siap dalam menghadapi audit serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” demikian disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Dengan adanya pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan, pemerintah desa di Kecamatan Botumoito diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Read More

Selasa, 28 April 2026

OJT Kades Untuk Evkin Pendamping Lokal Desa

April 28, 2026    No comments

Kepala Desa Botumoito dan Hutamonu Ikuti OJT Pengisian EVKIN Daily Report Pendamping

Botumoito – Upaya peningkatan kualitas evaluasi kinerja tenaga pendamping desa terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan On The Job Training (OJT) Pengisian EVKIN Daily Report Pendamping yang dilaksanakan bersama Kepala Desa Botumoito dan Kepala Desa Hutamonu.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sistem penilaian kinerja pendamping berbasis digital kepada pemerintah desa, sekaligus memberikan pemahaman teknis mengenai tata cara penggunaan aplikasi EVKIN Daily Report.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai fungsi dan manfaat aplikasi sebagai instrumen monitoring serta evaluasi kinerja pendamping desa. Selain itu, kedua Kepala Desa juga didampingi langsung dalam proses pembuatan akun pengguna agar dapat mengakses sistem penilaian secara mandiri.

Tidak hanya itu, peserta juga diberikan simulasi penggunaan aplikasi, mulai dari proses login, membuka menu penilaian, memahami indikator evaluasi, hingga tata cara penginputan nilai secara benar dan objektif.

Pendamping kegiatan menyampaikan bahwa penilaian kinerja pendamping melalui aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mutu layanan pendampingan kepada desa.


Kepala Desa Botumoito menyampaikan “Kepala Desa memiliki peran penting dalam memberikan penilaian berdasarkan kondisi riil di lapangan. Karena itu pemahaman terhadap sistem ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari peserta. Kepala Desa Botumoito dan Kepala Desa Hutamonu menyatakan siap melaksanakan penilaian secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya OJT ini, diharapkan proses evaluasi kinerja pendamping desa semakin efektif, terukur, dan mampu mendorong peningkatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Penulis, 

Read More

Kamis, 23 April 2026

Kemendes jadikan pengembangan BUMDes "output" prioritas pada 2026

April 23, 2026    No comments


Kemendes jadikan pengembangan BUMDes "output" prioritas pada 2026

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menjadikan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu output prioritas pada tahun anggaran 2026 untuk memperkuat ekonomi desa.


“Untuk BUMDes itu ada sebesar Rp89,6 miliar, targetnya ada 1.200 BUMDes (yang dikembangkan),” kata Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Pengembangan BUMDes tersebut masuk dalam program teknis Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Kemendes PDT pada tahun anggaran 2026.

Ia menegaskan bahwa pemerintah melalui Kemendes PDT akan terus mendorong pembangunan ekonomi desa melalui pendekatan berbasis potensi, termasuk pengembangan desa tematik, penguatan kelembagaan ekonomi desa, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan mitra lainnya.

Baca juga: Kemendes optimis pengangguran terbuka menurun lewat penguatan BUMDes

Dengan menjadikan pengembangan BUMDes sebagai salah satu output prioritas pada 2026, Kemendes PDT berharap aktivitas ekonomi desa semakin produktif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selain BUMDes, Kemendes PDT juga menyiapkan sejumlah output prioritas lainnya dalam rangka penguatan ekonomi desa, di antaranya pengembangan desa ekspor yang dilaksanakan melalui kerja sama lintas kementerian. Kemendes mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,05 miliar untuk mengembangkan 10 desa ekspor di tanah air pada 2026.

Selain itu, ada pula output prioritas berupa pengembangan desa wisata, pembangunan atau rehabilitasi jalan desa, pembangunan atau rehabilitasi sarana dan prasarana pelayanan dasar seperti air bersih, pembangunan atau rehabilitasi PAUD di desa dan perdesaan, serta peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

"Di Ditjen Pembangunan Desa dan Pedesaan, itu ada pembangunan pasar desa, ada desa wisata, kemudian jalan, pembangunan air bersih, PAUD, dan lain sebagainya," ucap Mendes Yandri.

Baca juga: Mendes Yandri dorong sinergi BUMDes-Kopdes untuk ekonomi desa

Ia juga mengatakan akan melibatkan Komisi V DPR RI untuk memastikan tercapainya output prioritas tersebut.

Sumber Berita : https://m.antaranews.com/berita/5392818/kemendes-jadikan-pengembangan-bumdes-output-prioritas-pada-2026

Read More

Kemendes lakukan pemeringkatan BUMDes guna pengembangan kinerja

April 23, 2026    No comments

    Kemendes lakukan pemeringkatan BUMDes guna pengembangan kinerja
 22 April 2026 16:11 WIB
     
Kemendes lakukan pemeringkatan BUMDes guna pengembangan kinerja
Tangkapan layar - Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Theresia Junidar menyampaikan paparan dalam Sosialisasi Pemeringkatan BUMDes/BUMDes Bersama Tahun 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (22/4/2026). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyampaikan bahwa pelaksanaan pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama bertujuan mempercepat pengembangan badan usaha itu.

"Ayo hari ini kita bersama-sama melengkapi data agar BUMDes dapat kita ukur kinerjanya dan kita bisa melakukan percepatan pengembangan BUMDES ke arah yang lebih baik," ujar Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT Theresia Junidar dalam Sosialisasi Pemeringkatan BUMDes/BUMDes Bersama Tahun 2026 yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut Theresia mengatakan pemeringkatan menjadi instrumen penting dalam menilai kinerja BUMDes secara berkala.

Melalui pemeringkatan, lanjutnya, Kemendes PDT dapat melihat kinerja BUMDes selama satu tahun terakhir. Dengan demikian dapat diketahui posisi BUMDes berdasarkan tingkat perkembangan usaha, yakni perintis, pemula, berkembang, atau maju.

Baca juga: Kemendes perpanjang masa pendataan pemeringkatan BUMDes 2026

Menurut dia, hasil dari pemeringkatan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah pembinaan yang lebih tepat sasaran sehingga percepatan pengembangan BUMDes dapat dicapai.

“Dasar dari status BUMDes inilah yang akan kita gunakan untuk intervensi terhadap pembinaan BUMDes, baik melalui bantuan pemerintah atau pembantuan yang lainnya,” kata Theresia Junidar.

Ia menambahkan hasil pemeringkatan juga akan menjadi gambaran kondisi riil BUMDes secara nasional yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan dari tingkat desa hingga pusat.

Baca juga: Mendes minta kepala daerah identifikasi potensi desa

Dengan adanya data yang terukur dan komprehensif, kata dia, pengembangan BUMDes diharapkan dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Ia pun mengajak seluruh BUMDes yang telah berbadan hukum untuk berpartisipasi aktif dalam pemeringkatan agar proses pengukuran kinerja dapat berjalan optimal.

Sebelumnya, Theresia telah menyampaikan batas akhir pendataan pemeringkatan BUMDes dan BUMDes Bersama diperpanjang hingga 10 Mei 2026. Batas akhir pendataan yang sebelumnya ditetapkan pada 18 April 2026 diperpanjang karena masih terdapat banyak BUMDes yang belum mendaftarkan diri atau belum menyelesaikan penginputan data.

https://m.antaranews.com/berita/5537581/kemendes-lakukan-pemeringkatan-bumdes-guna-pengembangan-kinerja


Read More

Senin, 13 April 2026

Minlok Linsek UPTD Puskesmas Botumoito

April 13, 2026    No comments

Sinergi Lintas Sektor, Puskesmas Botumoito Gelar Mini Lokakarya Triwulan I Tahun 2026

Botumoito, Boalemo – UPTD Puskesmas Botumoito menggelar kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Puskesmas Botumoito, Senin (13/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Botumoito, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Kepala Puskesmas Botumoito, unsur Forkopimcam, pemerintah desa se-Kecamatan Botumoito, tenaga kesehatan, serta para pendamping desa.

Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Botumoito menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program kesehatan di tingkat kecamatan. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan semua pihak menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo dalam arahannya memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, upaya pencegahan penyakit menular seperti malaria dan tuberkulosis (TBC), serta peningkatan kunjungan dan peran aktif masyarakat dalam kegiatan posyandu.

“Kita perlu memperkuat upaya promotif dan preventif, termasuk memastikan masyarakat aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” ujarnya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Botumoito yang dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap pelaksanaan program kesehatan. Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Selain pemaparan program, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Berbagai permasalahan dan tantangan di lapangan dibahas bersama untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Dalam lokakarya tersebut juga disampaikan sejumlah rekomendasi penting, antara lain pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi balita dengan status gizi wasting, underweight, dan stunting, serta ibu hamil. Program ini direncanakan mulai dilaksanakan pada awal Mei 2026 dengan durasi pemberian yang disesuaikan berdasarkan kondisi sasaran.

Selain itu, seluruh balita yang mengalami stunting diwajibkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut melalui rujukan ke dokter spesialis anak.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dalam mendukung program kesehatan, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Botumoito.

Penulis : Irfan Yuri Djafar 

Read More

Senin, 06 April 2026

MUSDES LKRA DAN LPPD BOLIHUTUO TAHUN 2025

April 06, 2026    No comments

Musyawarah Desa Bolihutuo Bahas Realisasi APBDes dan LPPD 2025

Boalemo – Pemerintah Desa Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, menggelar Musyawarah Desa dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Realisasi APBDes serta Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) Tahun Anggaran 2025, Selasa (07/04/2026), bertempat di Aula Kantor Desa Bolihutuo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Botumoito, Kepala Desa Bolihutuo, Korcam PDP, Pendamping PKH, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta unsur masyarakat.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Desa memaparkan secara rinci realisasi penggunaan anggaran desa selama tahun 2025, sekaligus menyampaikan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa. Penyampaian laporan ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.

Selain itu, peserta musyawarah turut memberikan berbagai masukan dan saran yang konstruktif guna meningkatkan efektivitas program pembangunan dan pelayanan masyarakat di masa mendatang.

Camat Botumoito dalam arahannya menekankan pentingnya keterbukaan informasi serta partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan desa agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.


Musyawarah Desa berlangsung dengan tertib dan lancar, serta menjadi momentum evaluasi bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

#DesaBolihutuo #MusyawarahDesa #TransparansiDesa #TPPKerjaBerdampak #TPPBotumoito


Penulis,

Pendamping Lokal Desa

Read More

Monitoring Penyaluran BLT DD Desa Botumoito

April 06, 2026    No comments

Monitoring Penyaluran BLT-DD, Pendamping Lokal Desa Pastikan Tepat Sasaran dan Transparan

Botumoito, 6 April 2026 – Pendamping Lokal Desa Botumoito melaksanakan kegiatan monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung pada Senin (06/04/2026) di wilayah Desa Botumoito, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan guna memastikan penyaluran BLT-DD berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Monitoring dilakukan untuk menjamin bantuan yang diberikan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa.

Sebanyak 13 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan melalui musyawarah desa menjadi sasaran dalam kegiatan ini. Penyaluran BLT-DD mencakup periode Januari hingga Maret 2026, dengan besaran bantuan Rp300.000 per bulan. Dengan demikian, masing-masing KPM menerima total Rp900.000 untuk tiga bulan.

Dalam pelaksanaannya, bantuan disalurkan secara langsung oleh Pemerintah Desa Botumoito kepada para penerima. Tim monitoring turut melakukan pengecekan kesesuaian data penerima dengan daftar yang telah ditetapkan, serta verifikasi administrasi meliputi daftar hadir, tanda terima, dan dokumentasi kegiatan.

Selain itu, pendampingan juga diberikan kepada pemerintah desa untuk terus menjaga prinsip transparansi serta ketertiban administrasi dalam setiap tahapan penyaluran bantuan.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa penyaluran BLT-DD kepada 13 KPM berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh penerima memperoleh bantuan sesuai jumlah yang ditetapkan, tanpa adanya kendala signifikan selama proses berlangsung. Dari sisi administrasi, kegiatan dinilai cukup tertib dan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penyaluran BLT-DD Desa Botumoito periode Januari hingga Maret 2026 telah berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ke depan, Pemerintah Desa diharapkan dapat terus mempertahankan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran tahap berikutnya. Pembaruan data KPM secara berkala juga dinilai penting guna memastikan ketepatan sasaran bantuan. Selain itu, peningkatan dokumentasi serta pelibatan unsur BPD dan masyarakat dalam pengawasan menjadi langkah strategis dalam memperkuat akuntabilitas pengelolaan Dana Desa.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan penyaluran BLT-DD dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di tingkat desa.

Read More

Kamis, 02 April 2026

Semarak Ultah Desa Hutamonu ke 47

April 02, 2026    No comments

Gebyar HUT ke-47 Desa Hutamonu, Momentum Penguatan Peran Pemuda melalui Karang Taruna

Hutamonu, 1 April 2026 – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Desa Hutamonu yang dirangkaikan dengan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Karang Taruna Wulungobotu. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (01/04/2026) di halaman Kantor Desa Hutamonu.



Acara tersebut dihadiri oleh Camat Botumoito, Kepala Desa Hutamonu, Kepala Desa Bolihutuo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Kader Kesehatan Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta masyarakat setempat yang turut memeriahkan kegiatan.


Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berlangsung khidmat. Selanjutnya, rangkaian acara diisi dengan prakata dari Kepala Desa Hutamonu dan Camat Botumoito yang menekankan pentingnya menjaga persatuan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.


Prakata oleh Kepala Desa Hutamonu Helmi R Buluati, A.Md.  Kepala Desa berharap agar Karang Taruna dapat menjadi motor penggerak bagi generasi muda dalam berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Peran aktif pemuda dinilai sangat strategis dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.


Sambutan dan arahan Camat Botumoito, Nurhalim Iyabu, S.Ap, menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan partisipasi aktif masyarakat Desa Hutamonu dalam membangun desa. Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda melalui Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Peringatan HUT ke-47 Desa Hutamonu ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kegiatan ditutup dengan poto bersama dan ramah tamah serta hiburan rakyat yang semakin memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.



Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Terbentuknya kepengurusan Karang Taruna Wulungobotu yang baru diharapkan mampu membawa energi positif dan semangat baru dalam membangun Desa Hutamonu ke arah yang lebih maju.


(Penulis: PLD Hutamonu)

Read More

Minggu, 11 Januari 2026

https://tppprovbali.blogspot.com

Januari 11, 2026    No comments

https://tppprovbali.blogspot.com/2026/01/desa-desa-di-kabupaten-gianyar-gelar.html

Minggu, 11 Januari 2026

Desa Desa di Bali Gelar berbagai kegiatan Semarakan Hari Desa Nasional 2026

Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional 2026, beberapa desa di Bali gelar beberapa kegiatan diantaranya desa-desa di Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan jalan sehat pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan. Sejak pagi hari, suasana desa tampak semarak dengan langkah kebersamaan warga yang menyusuri wilayah desanya masing-masing.

Jalan santai ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong. Setiap desa mengemas kegiatan sesuai dengan karakter dan potensi lokal, sekaligus menjadi momentum refleksi atas peran strategis desa sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, desa-desa di Kabupaten Gianyar menunjukkan bahwa peringatan Hari Desa Nasional dimaknai dengan aksi nyata yang melibatkan partisipasi warga. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu mewujudkan desa dalam menggapai harapan masyarakat sejahtera, sejalan dengan arah pembangunan desa menuju Indonesia yang lebih kuat dari desa.

Sedangkan Desa-desa di Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional 2026 melakukan gotong royong melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan. Sejak pagi, suara kulkul menggema sebagai tanda turun bersama, mengajak warga khususnya ibu-ibu membersihkan lingkungan desa, mulai dari halaman rumah hingga fasilitas umum.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata nilai Tri Hita Karana, menjaga harmoni dengan alam (palemahan), memperkuat kebersamaan antarwarga (pawongan), dan dilandasi rasa syukur (parahyangan). Melalui kebersamaan sederhana ini, desa-desa di Pekutatan menegaskan komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari

#kemendesapdt
#bangundesabangunindonesia
#haridesanasional2026
#PendampingDesaHebat


Read More

Kamis, 20 November 2025

Monev Fasda Boalemo Untuk Relawan SAPA Desa Hutamonu

November 20, 2025    No comments


Fasilitator Daerah Lakukan Monev Relawan SAPA di Desa Hutamonu

Hutamonu, 20 November 2025 — Pemerintah Desa Hutamonu bersama Relawan SAPA menerima kunjungan lapangan dari Fasilitator Daerah Kabupaten Boalemo dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) serta Program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Hutamonu dan dimulai pukul 12.30 WITA sesuai jadwal resmi yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Boalemo.



   Kunjungan tersebut merupakan rangkaian evaluasi yang dilakukan di seluruh desa terjadwal di Kabupaten Boalemo sebagaimana tertuang dalam surat undangan Sekretariat Daerah Nomor 400.2/DPPKBP3A/112/XI/2025. Desa Hutamonu menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus dalam penilaian terhadap kinerja relawan serta kesiapan desa dalam memenuhi indikator DRPPA dan RBI.

   Dalam sesi pembukaan, Pemerintah Desa Hutamonu menyampaikan gambaran umum pelaksanaan program dan peran relawan SAPA dalam layanan pendampingan bagi perempuan dan anak. Fasilitator Daerah kemudian memaparkan tujuan monev, yang meliputi penilaian progres kegiatan relawan, evaluasi kelengkapan dokumen indikator, serta penguatan koordinasi antara pemerintah desa dan relawan.

  Selama kegiatan, tim Fasilitator Daerah melakukan pemeriksaan dokumen, wawancara dengan relawan, serta pengecekan lapangan terhadap fasilitas layanan dasar. Relawan SAPA Desa Hutamonu dinilai telah melaksanakan sejumlah tugas pokok, termasuk pengumpulan data keluarga risiko, pendampingan kasus, dan layanan edukasi kepada masyarakat.

   Meski demikian, masih ditemukan beberapa dokumen yang perlu dilengkapi terutama terkait integrasi laporan DRPPA dan RBI. Fasilitator Daerah juga menekankan pentingnya penguatan administrasi pelaporan relawan serta optimalisasi peran kelembagaan desa dalam mendukung layanan perempuan dan anak.



   Pendamping Lokal Desa (PLD) turut hadir mendampingi proses monev dan memastikan koordinasi antara relawan SAPA dan pemerintah desa berjalan efektif. PLD juga diberikan tugas untuk memfasilitasi tindak lanjut pasca-evaluasi, termasuk penyusunan dokumen tambahan yang diperlukan.

    Melalui kegiatan ini, Desa Hutamonu dinilai memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan desa yang ramah perempuan dan peduli anak. Pemerintah desa berjanji akan segera menindaklanjuti catatan evaluasi serta memperkuat sinergi dalam implementasi Program Ruang Bersama Indonesia.

   Kegiatan monev ditutup dengan penyampaian rekomendasi teknis oleh Fasilitator Daerah dan komitmen desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang perlindungan perempuan dan anak. Dengan adanya pemantauan berkala, diharapkan program DRPPA dan RBI dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Read More

Selasa, 18 November 2025

SURVEY LOKASI PEMBANGUNAN KOPDES MP

November 18, 2025    No comments

 

Pemdes Botumoito & Koramil
Identifikasi Lahan Gerai
Kopdes Merah Putih

    Botumoito, 18 November 2025 _ Pemerintah Desa Botumoito bersama Tim Koramil Botumoito melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka identifikasi dan pengukuran lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Desa Botumoito dan turut didampingi oleh Pendamping Lokal Desa.

   Langkah identifikasi ini menjadi tahapan awal yang sangat penting dalam proses pembangunan gerai, yang nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelayanan, pemasaran, dan pengembangan produk unggulan desa. Pembangunan gerai Kopdes Merah Putih menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan ekonomi masyarakat serta memperkuat peran desa dalam kemandirian ekonomi lokal.

 Kunjungan lapangan dimulai dengan peninjauan langsung ke titik lokasi calon lahan. Pemdes Botumoito bersama Tim Koramil melakukan pengecekan kondisi fisik lahan sekaligus memastikan luas area yang tersedia sesuai dengan rencana pembangunan. Tim Koramil turut membawa peralatan teknis untuk mendukung akurasi pengukuran.

   Dalam kegiatan tersebut, tim juga menilai aspek strategis lokasi seperti akses jalan, jarak dari pusat desa, serta potensi pengembangan kawasan sekitar. Faktor-faktor ini menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan lahan untuk dijadikan pusat gerai Kopdes Merah Putih.

    Pendamping Lokal Desa yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa identifikasi lahan merupakan bagian dari proses berjenjang sebelum masuk pada perencanaan teknis dan penyusunan dokumen pembangunan. Kehadiran pendamping desa juga membantu memastikan bahwa tata kelola kegiatan berjalan sesuai ketentuan.

   Selama proses pengukuran, Tim Koramil Botumoito bekerja melakukan penentuan batas dan luas lahan secara teliti. Hasil pengukuran ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan gambar rencana serta perhitungan kebutuhan pembangunan fisik gerai.

    Pemerintah Desa Botumoito menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh pihak Koramil. Sinergi antara pemerintah desa dan TNI dinilai sangat penting dalam mempercepat implementasi program strategis, termasuk pembangunan gerai Kopdes Merah Putih.

   Selain itu, kegiatan ini menghasilkan data teknis awal yang dibutuhkan untuk memperkuat keputusan desa terkait penetapan lokasi pembangunan. Data tersebut akan dituangkan dalam dokumen resmi desa sebagai bentuk legalitas dan persiapan administrasi pembangunan.

     Usai melakukan pengukuran, tim melakukan diskusi langsung di lokasi untuk merumuskan langkah tindak lanjut. Beberapa poin penting yang mengemuka yaitu perlunya pematangan dokumen administrasi, verifikasi batas lahan, serta koordinasi lanjutan dengan instansi pendukung program Kopdes Merah Putih.

  Dengan terlaksananya identifikasi dan pengukuran lahan ini, Pemdes Botumoito optimis pembangunan gerai Kopdes Merah Putih dapat segera direalisasikan. Gerai ini diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan menjadi simbol kemandirian desa dalam pengembangan usaha lokal.

Editor, Irfan Yuri Djafar, SM

Read More

Kamis, 06 November 2025

Musyawarah Perencanaan Desa

November 06, 2025  Blogger, Dokumentasi Musdes  No comments

Musyawarah Desa Dulangeya Tetapkan Perdes RKPDes Tahun Anggaran 2026


      Boalemo, 6 November 2026 — Pemerintah Desa Dulangeya Kecamatan Botumoito menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka pembahasan dan penetapan Peraturan Desa tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Dulangeya, Kamis (6/11/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Dulangeya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, unsur masyarakat lainnya, serta Pendamping Lokal Desa yang turut memfasilitasi jalannya musyawarah.

     Musyawarah Desa dibuka secara resmi oleh Ketua BPD Tamrin Mokoginta, yang sekaligus memimpin jalannya sidang pembahasan. Dalam suasana yang partisipatif dan dinamis, peserta musyawarah mendengarkan pembacaan rancangan Peraturan Desa tentang RKPDes Tahun Anggaran 2026, dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum dari masing-masing bidang BPD.

      Setelahnya, sejumlah peserta menyampaikan masukan dan tanggapan, terutama terkait prioritas program di bidang pembangunan, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang menjadi fokus dalam rencana kerja pemerintah desa tahun mendatang.

      Dalam sambutannya, Kepala Desa Dulangeya, Tamrin Ibrahim, menegaskan pentingnya RKPDes sebagai dasar arah pembangunan desa.
“RKPDes bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan rencana kerja nyata pemerintah desa yang menjadi pedoman dalam menyusun APBDes Tahun 2026. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk memberikan perhatian serius, masukan konstruktif, dan saran yang membangun demi kesempurnaan rencana kerja kita bersama,” ujar Tamrin Ibrahim.



        Sementara itu, Pendamping Lokal Desa yang turut memfasilitasi kegiatan menyampaikan bahwa proses penyusunan RKPDes harus tetap mengacu pada prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel. Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara kebutuhan masyarakat, data SDGs Desa, serta arah kebijakan pembangunan daerah agar rencana kerja desa benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga.
Dari hasil pembahasan, musyawarah menyepakati beberapa poin penting, di antaranya:
• Rancangan RKPDes Desa Dulangeya Tahun Anggaran 2026 disetujui bersama tanpa perubahan substansial.
• RKPDes Tahun Anggaran 2026 ditetapkan menjadi Peraturan Desa tentang RKPDes Desa Dulangeya Tahun Anggaran 2026.
• Tim penyusun diberi mandat menyiapkan naskah final dan lampiran dokumen RKPDes untuk ditandatangani oleh Kepala Desa dan disampaikan ke Camat Botumoito.

  Musdes yang berlangsung dengan penuh keterbukaan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Di akhir kegiatan, peserta menyatakan komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan seluruh program dan kegiatan sebagaimana yang tertuang dalam dokumen RKPDes Tahun Anggaran 2026.
   Dengan penetapan Peraturan Desa tentang RKPDes tersebut, diharapkan Desa Dulangeya dapat melanjutkan arah pembangunan yang terencana, berdaya saing, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, menuju desa yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan.

Editor : Irfan Yuri Djafar, SM

Read More

Selasa, 04 November 2025

Opini

November 04, 2025    No comments

BUMDes, Pilar Kemandirian dan Kebanggaan Desa

Oleh, Irfan Yuri Djafar, SM


     Badan Usaha Milik Desa atau BUMDesa kini menjadi salah satu terobosan paling penting dalam pembangunan ekonomi di tingkat desa. Sejak lahir melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, BUMDes hadir bukan sekadar sebagai lembaga usaha, tetapi sebagai wadah bagi masyarakat untuk mandiri dan berdaya. Melalui BUMDes, potensi lokal seperti pertanian, perikanan, kerajinan tangan, hingga wisata alam dapat dikelola menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.
    BUMDesa pada dasarnya adalah simbol kemandirian. Ia lahir dari semangat gotong royong masyarakat yang ingin memanfaatkan kekayaan desanya sendiri tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan dari luar. Dengan menggerakkan ekonomi berbasis sumber daya lokal, desa memiliki peluang besar untuk menciptakan lapangan kerja, menekan angka pengangguran, sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga. Di banyak daerah, termasuk di wilayah Sulawesi, BUMDes telah membuktikan dampak nyatanya. Misalnya, desa yang kaya akan hasil pertanian dan perikanan mulai berinovasi dengan mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah seperti makanan olahan, pupuk organik, atau bahkan destinasi ekowisata. Langkah-langkah sederhana namun kreatif ini berhasil meningkatkan pendapatan warga sekaligus memperkenalkan potensi desa ke masyarakat luas.
   Data dari Kementerian Desa menunjukkan bahwa BUMDes yang dikelola dengan baik mampu menyumbang 20–30 persen terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Angka ini tentu bukan hal kecil, karena menggambarkan bagaimana desa dapat menggerakkan ekonomi lokalnya sendiri. Lebih dari itu, BUMDes juga berperan penting dalam mengurangi kemiskinan, mendorong kewirausahaan warga, dan memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan. Namun, harus diakui bahwa perjalanan BUMDes tidak selalu mulus. Tantangan terbesar terletak pada tata kelola dan kapasitas sumber daya manusia. Banyak pengurus BUMDes yang belum sepenuhnya memahami aspek manajemen usaha, akuntabilitas keuangan, atau regulasi hukum yang mengatur operasionalnya. Di sinilah pentingnya pendampingan dan pembinaan berkelanjutan.
  Sebagai Tenaga Pendamping Profesional, saya melihat betapa pentingnya dukungan teknis seperti pelatihan manajemen usaha, penyusunan laporan keuangan, dan penguatan kelembagaan. Dengan bimbingan yang tepat, pengurus BUMDes akan lebih percaya diri mengelola unit-unit usaha, memperluas jaringan, serta berinovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
    BUMDes sejatinya bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga sarana membangun rasa percaya diri masyarakat desa. Ketika desa mampu berdiri di atas kakinya sendiri, masyarakat akan lebih bangga terhadap identitas dan potensi lokalnya. Dalam jangka panjang, BUMDes menjadi pondasi penting menuju desa mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan.
   Ke depan, dukungan dari berbagai pihak—baik pemerintah, pendamping, maupun masyarakat desa sendiri—harus terus diperkuat. BUMDes bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan investasi sosial-ekonomi jangka panjang bagi masa depan desa. Jika dikelola dengan baik, BUMDes akan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus bukti nyata bahwa kemandirian dapat tumbuh dari akar rumput.

Read More

Kegiatan Pembangunan Desa

November 04, 2025    No comments

Monitoring Pembangunan Plat Duicker Desa Dulangeya Dukung Akses dan Sanitasi Permukiman Warga


Dulangeya, 04 November 2025 – Pemerintah Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur dasar masyarakat melalui kegiatan pembangunan fisik yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025. Salah satu kegiatan yang tengah dilaksanakan adalah pembangunan/rehabilitasi plat duicker di Dusun I, Desa Dulangeya.



     Kegiatan ini bertujuan untuk memperlancar akses jalan masyarakat sekaligus mendukung sistem sanitasi permukiman yang lebih baik. Berdasarkan papan informasi kegiatan, proyek ini dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp. 23.622.000 bersumber dari Dana Desa (DD) dan dilaksanakan selama 30 hari kalender oleh Pelaksana Kegiatan (PK) Desa Dulangeya.
Pantauan langsung di lapangan oleh Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Botumoito, Irfan Yuri Djafar, SM, menunjukkan bahwa pekerjaan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana teknis. Pekerjaan pembangunan duicker dengan volume 1,5 meter x 5 meter tersebut telah mencapai tahap penimbunan dan perataan tanah di kedua sisi plat.
“Pembangunan ini merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Desa Dulangeya untuk memperbaiki akses transportasi warga, terutama di kawasan yang sering mengalami genangan air. Selain sebagai saluran air, duicker ini juga berfungsi sebagai penghubung jalan antar permukiman, mohon ini dapat dirawat dan di jaga keberlanjutannya” jelas Irfan Yuri Djafar pada masyarakat saat melakukan kunjungan lapangan, Selasa (04/11/2025).
      Selain memastikan progres kegiatan, PLD juga memverifikasi kesesuaian pekerjaan dengan dokumen perencanaan dan papan proyek yang telah dipasang di lokasi. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan ini telah memenuhi aspek transparansi publik sebagaimana diamanatkan dalam pengelolaan Dana Desa.
      Kegiatan pembangunan plat duicker ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat. Warga menilai keberadaan duicker sangat membantu mereka dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat musim hujan, karena mampu mengurangi genangan dan memperlancar arus air.
      Pembangunan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Desa, pelaksana kegiatan, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Dulangeya yang maju dan berdaya. Gotong royong masyarakat terlihat dalam proses pekerjaan di lapangan, mulai dari penyiapan material hingga pengawasan kegiatan.
      Progres pembangunan berjalan sesuai rencana, dan pelaksana kegiatan menunjukkan tanggung jawab serta keseriusan dalam menjaga mutu pekerjaan. Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan pasca pembangunan agar konstruksi duicker dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang.
“Pekerjaan fisik ini tidak hanya soal membangun infrastruktur, tapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dan pemeliharaan hasil pembangunan. Ini bagian dari semangat membangun desa dari, oleh, dan untuk masyarakat,”
        Pembangunan duicker tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga, terutama dalam hal mobilitas, kebersihan lingkungan, dan konektivitas antar wilayah dusun. Dengan adanya sarana ini, masyarakat dapat lebih mudah mengangkut hasil pertanian serta mengurangi risiko kerusakan jalan akibat aliran air yang tidak tertata.





     Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2025. Pendamping Lokal Desa akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan hingga pekerjaan selesai 100 persen.
     Pemerintah Desa Dulangeya berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang bermanfaat luas bagi masyarakat. Pembangunan plat duicker ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa Dana Desa benar-benar digunakan untuk kepentingan publik dan kesejahteraan warga.
Dengan semangat “Dari Desa untuk Indonesia”, Desa Dulangeya menunjukkan bahwa pembangunan yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Boalemo.

Read More

Senin, 03 November 2025

Self Assessmen Kader Posyandu

November 03, 2025  Artikel, BERITA DESA, Blog, Blogger  No comments

BKAD Botumoito Gelar Assessment dan Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu se-Kecamatan Botumoito



Botumoito, 3 November 2025
— Dalam upaya
meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader Posyandu di tingkat desa, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Botumoito menggelar kegiatan Assessment Kader Posyandu Desa dan Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu se-Kecamatan Botumoito Tahun 2025.
      Kegiatan ini berlangsung di Villa Kencana, Desa Bolihutuo, dengan diikuti oleh seluruh perwakilan kader dari desa-desa se-Kecamatan Botumoito.
      Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menegaskan peran penting Posyandu sebagai lembaga pelayanan masyarakat berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM): pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibum linmas, dan sosial.
Melalui kegiatan ini, BKAD Botumoito berkomitmen memperkuat kapasitas kader Posyandu agar semakin profesional, terampil, dan berdaya saing. Para kader diuji tidak hanya pada pengetahuan dasar, tetapi juga pada kemampuan praktik dan penguasaan teknologi digital yang kini menjadi kebutuhan pelayanan masyarakat modern.
        Camat Botumoito, Jefri Kaluku, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas langkah BKAD yang telah menginisiasi kegiatan kolaboratif antar desa. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi pemerintahan desa dalam memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan masyarakat desa, terutama bidang kesehatan dan pemberdayaan keluarga. Karena itu, kader perlu terus ditingkatkan kapasitasnya agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Camat Jefri Kaluku.
    

Sementara itu, Ketua BKAD Botumoito Indrahap Dukalang, S.AP menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan tukar pengalaman antar kader. Melalui assessment dan lomba cerdas cermat, kader Posyandu dapat saling belajar, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan memperkuat komitmen pelayanan.
“Peningkatan kapasitas kader bukan hanya untuk memenuhi administrasi, tetapi juga untuk membangun pelayanan dasar yang berkualitas dan berkelanjutan di desa,” ungkap Indrahap Dukalang dalam arahannya.
    Kegiatan assessment dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu ujian tertulis berbasis Google Form, wawancara tatap muka, serta tes mahir komputer. Pendekatan digital ini menjadi inovasi baru dalam proses penilaian kader Posyandu.
Selain itu, kegiatan dilengkapi dengan Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu, yang berlangsung seru dan interaktif dengan pertanyaan seputar enam bidang SPM dan pemberdayaan masyarakat.
  Setiap desa mengirimkan 12 orang kader perwakilan, dengan ketentuan berpakaian putih-hitam untuk assessment dan batik untuk lomba. Peserta juga diwajibkan membawa perangkat digital seperti HP Android, tablet, atau laptop untuk mendukung ujian daring.
       

Pendamping Lokal Desa Kecamatan Botumoito,
Irfan Yuri Djafar, SM, turut menghadiri kegiatan ini turut menyampaikan ke Pemerintah Desa bahwa "
“Assessment ini memberi gambaran nyata tentang kapasitas kader di lapangan. Kemampuan kapasitas Kader Posyandu akan menghasilkan Data yang bisa menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kapasitas kader secara berkelanjutan,”.
  Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan mendapat antusias tinggi dari seluruh peserta. Para kader menunjukkan semangat belajar yang luar biasa dan antusiasme tinggi dalam menjawab soal serta mengikuti sesi wawancara.
Tim juri dari BKAD dan Pemerintah Kecamatan menilai peserta berdasarkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan etika pelayanan.
Dari hasil penilaian, beberapa desa tampil menonjol dengan inovasi kegiatan Posyandu yang telah diterapkan di wilayah masing-masing. Hasil assessment ini akan menjadi dasar pembinaan lanjutan bagi kader-kader Posyandu yang dinilai potensial.
       

Di akhir kegiatan, panitia mengumumkan peserta dengan nilai tertinggi dan Desa yang meraih ranking satu pada kegiatan cerdas cermat adalah  Desa Hutamonu dengan score nilai 850 disusul oleh Desa Tutulo dengan nilai 600 dan dua Desa lainnya Desa Patoameme dan Potanga dengan nilai yang sama 350. Panitia lomba mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, termasuk Kepala Desa se-Kecamatan Botumoito, kader Posyandu, serta pemerintah kecamatan yang memberikan dukungan penuh.
      Melalui kegiatan ini, BKAD Botumoito berharap agar seluruh kader Posyandu di wilayahnya dapat menjadi motor penggerak pelayanan masyarakat yang lebih efektif, adaptif terhadap teknologi, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.



Penulis: Irfan Yuri Djafar, SM

Read More
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)
 
  • Terimakasih Telah Berkunjung di situs kami, semoga bermanfaat.
  • Blogroll

  • About

Copyright © IRFAN YURI DJAFAR, SM. | Powered by Blogger
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - Free Blogger Themes
NewBloggerThemes.com